Laporan Tidak Memenuhi Syarat Formal dan Materil

H Eddy Yusuf, mantan Wakil Gubernur Sumsel. Foto: istimewa

BATURAJA, PALPOS.ID – Berdasarkan hasil penelitian dan pemeriksaan terhadap laporan Ahmad Mubasyir dengan nomor 02/LP/PB/Kab/06.13/XI/2020 yang melaporkan H Eddy Yusuf SH MM, status laporan tersebut tidak diregistrasi.

“Tertuang dalam Pemberitahuan tentang status laporan formulir model A.17 ter tanggal 16  November 2020,” ucap Komisioner Bawaslu OKU, Anggi Yumarta, Kamis (19/11/2020).

Dikatakan Anggi, tidak di registrasinya laporan tersebut lantaran tidak memenuhi syarat formil maupun materil. Formil laporan berdasarkan Perbawaslu nomor 8 tahun 2020 pasal 4 ayat 1 huruf a bahwa Warga Negera Indonesia yang memiliki hak pilih pada pemilihan setempat.

“Berdasarkan Perbawaslu nomor 8 tahun 2020 pasal 9 ayat 2 huruf a bahwa keterpenuhan syarat formal maupun materil,” terang Anggi.

Pelapor, lanjut Anggi, dalam hal ini Ahmad Mubasyir tidak atau bukan berdomisili dan memiliki hak pilih di Kabupaten OKU. “Saksi yang mengetahui secara langsung persitiwa atau kejadian dugaan pelanggaran tersebut,” terang Anggi.

Materil laporan, lanjut Anggi, berdasarkan Perbawaslu nomor 8 tahun 2020 pasal 9 ayat 5 huruf a, b dan c bahwa waktu dan tempat kejadian, uraian kejadian pelanggaran serta bukti.

“Objek atau jenis pelanggaran yang menjadi laporan, subjek yang menjadi sebagai pihak terlapor serta alat dan atau barang bukti laporan yang sesuai dengan objek dan subjek laporan,” urai Anggi.

Domain kewenangan Bawaslu, lanjut Anggi, hanya terbatas pada aktifitas atau giat dalam rangka pelaksanaan Pemilu atau Pemilihan.

“Tidak  bisa masuk ke dalam ranah pidana umum dan atau pelanggaran lain yang tidak diatur di dalam UU terkait dengan Pemilu atau Pemilihan,” pungkas Anggi. (eco)