Warga Desa Pauh Tarik Tambang di Jalan Berlumpur

Warga sedang menarik mobil yang terjebak di jalan berlumpur, Kamis (26/11/2020). Foto: istimewa for Palpos.ID

MURATARA, PALPOS.ID – Hujan mengguyuri wilayah Kabupaten Muratara, membuat akses jalan Desa Pauh Kecamatan Rawas Ilir berlumpur. Dimana jalan tersebut masih alami alias tanah kuning sehingga susah dilalui kendaraan khususnya roda empat.

Mirisnya lagi, terkadang ada kendaraan yang kelumpuran dan tidak bisa lewat, dikarenakan kondisi jalan berlumpur dan licin. Membuat pengendara harus mengeluarkan skill dan ekstra berhati-hati.

Menurut informasi jika terjebak kelumpuran tidak sedikit pengendara harus tidur di jalan dan tidak bisa pulang ke rumah. Kemudian kerap terjadi tarik tambang antara penumpang dengan mobil karena mengalami kelumpuran.

Ade (38), warga Desa Pauh mengatakan, setiap musim hujan beginilah kondisi jalan menuju desanya. Sebab jalan yang masih alami alias tanah kuning jika disiram hujan kondisinya berlumpur dan licin. Sehingga membuat kendaraan khususnya roda empat susah untuk lewat. Bahkan pengendara juga harus benar-benar mengeluarkan skill dan jika tidak, bisa saja terjadi kecelakaan.

“Apabilah musim hujan kondisi jalan kami berlumpur dan licin, sehingga kami penumpang harus menarik mobil kelumpuran. Agar bisa lewat dan bahkan kerap kali tidur di jalan apabila kelumpuran tidak ada bantuan mobil lain,” ungkapnya, Kamis (26/11/2020).

Dijelaskannya selain kerap kali mengakibatkan kelumpuran dengan kondisi jalan seperti itu sering juga terjadi kecelakaan tunggal. “Beginilah nasib kami yang desanya paling ujung,” keluhnya.

Senada Mantaram (43) warga yang sama mengharapkan kepada pemerintah untuk dapat membangun jalan, dan apabilah jalan bagus tentunya bisa menghidupkan perekonomian masyarakat.

Selain itu, jika masyarakat ingin berpergian keluar Desa tidak susah seperti kondisi sekarang ini. “Harapan kami jalan ini dibangun, karena ini merupakan akses jalan satu satunya untuk keluar Desa,” harapnya. (rat)