Dua Sekawan Pencuri Ponsel di ATM Diringkus Polisi

Dua pencuri ponsel dan seorang penadah diringkus Polda Sumsel, Senin (30/11). Foto: mizon/palpos.id

PALEMBANG, Palpos.Id –Dua pencuri HP di dalam mesin Ajungan Tunai Mandiri (ATM)  BRI, akhirnya berhasil diringkus anggota Unit I Subdit I Ditintelkam Polda Sumsel di tempat berbeda, Senin (30/11/2020).

Kedua pelaku tersebut, Ridwan (24), warga Jalan Kancil Putih Kecamatan Ilir Barat I, dan Erik Setiawan (24), warga Jalan Lunjuk Jaya Gang Tanjung Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan Ilir Barat I.

Mereka mencuri dua unit ponsel milik Alpiko (42), warga Jalan Putri Kembang Dadar Kelurahan Bukit Lama Kecamatan Ilir Barat I, saat mengambil uang di ATM BRI Jalan Srijaya Negara Kelurahan Bukit Lama Kecamatan IB I, Sabtu 24 Oktober 2020 lalu, sekitar pukul 10.30 WIB.

“Kedua tersangka ini mencuri dua unit HP merk Oppo dan Samsung J3 Pro, yang diletakkan korban di dekat mesin ATM,” Kanit I Subdit I Ditintelkam Polda Sumsel, Kompol Agus Marhabi.

Modusnya, kata Agus,  kedua tersangka mengambil uang di ATM menggunakan kartu ATM orang lain. Saat pelaku Erik menarik uang, pelaku Ridwan melihat ada dua unit Hp di dekat mesin ATM, kemudian langsung diambil dan di simpan di balik celana bagian belakang.

“Setelah Erik menarik uang dari ATM, kedua pelaku juga keluar dari ATM. Beberapa hari kemudian, Ridwan memberikan HP Samsung J3 Pro ke Erik,” katanya.

Namun, Hp pemberian Ridwan tersebut tidak digunakan oleh Erik, melainkan dijualkannya ke Ari Novian (24), seharga Rp 300 ribu. “Jadi selain kedua tersangka, kita juga mengamankan satu penadah yakni Ari Novian. Pengungkapan kasus ini berdasarkan rekaman CCTV ketika pelaku Ridwan mengambil dua unit ponsel milik korban,” pungkasnya.

Sementara, tersangka Ridwa mengakui jika telah mencuri dua unit ponsel milik korban. “Sebelumnya memang ada niat ingin mengembalikan, tapi tidak jadi. HP Samsung J3 Pro ku kasihkan ke Erik, kalu HP Oppo  ku jual di IP Rp 1,3 juta, dan uangnya habis ku pakai untuk memperbaiki motor,” katanya.

Sedangkan tersangka Erik Setiawan, berkilah tidak mengetahui kalau Ridwan mengambil HP saat berada di dalam ATM. “Waktu itu, Ridwan ngomong kalau dio nemu HP dan dikasihkan samo aku. Hp itu sudah ku jual samo Ari sehargo Rp 300 ribu,” ucapnya. (zon)