Gencar Sosialisasikan Survei Seismik 3D Chrysant, Pencarian Cadangan Minyak Dimulai awal 2021

Ilustrasi cadangan minyak. foto: istimewa/tempo.co/net

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Sejak beberapa minggu terakhir disejumlah daerah di Kota Prabumulih, gencar dilakukan sosialisasi Survei Seismik 3D Chrysant. Pasalnya, jika tak ada aral melintang, kegiatan seismik dalam rangka pencarian cadangan minyak dan gas di kota Prabumulih dimulai awal Januari 2021 mendatang.

Kepala Humas Survei Seismik 3D Chrysant, Khozin Nussurul mengarakan, kegiatan pencarian cadangan minyak tersebut ditargerkan rampung Juli 2021 mendatang. “Rencananya dimulai awal Januari 2021 dan target kita enam atau tujuh bulan selesai, sekitar Juli 2021,” ujar Khozin Nussurul kepada wartawan, pekan lalu disela-sela kegiatan sosialisasi survei seismik.

Dikatakannya, terkait survei seismik itu pihaknya telah melakukan sosialisaso di 17 Kelurahan dan 3 Desa di Kota Prabumulih yang terkena dampak seismik. “Kalau dari beberapa yang kita lakukan sosialisasi alhamdulillah warga mendukung,” ungkapnya, Minggu (29/11/2020).

Lebih lanjut Nussurul mengatakan, di Kota Prabumulih nantinya ada 1.300 titik lokasi seismik. Oleh karena itulah, seluruh masyarakat yang bakal terdampak akan diberikan sosialisasi. Didalam sosialisasi tersebut dijelaskan, jika ada persoalan yang ditimbulkan akibat seismik masyarakat dapat seger melapor.

“Akan disiapkan humas tiap kelurahan dan desa sehingga bisa melapor, ganti rugi setelah kegiatan tehadap yang terdampak,” ucapnya sembari menuturkan, masyarakat yang diundang dan diberikan sosialisasi adalah mereka yang memiliki rumah serta lahan di jarak 300 meter dari jarak terluar titik seismik. “Kita berikan sosialisasi agar masyarakat tahu dan mengetahui cara bagaimana jika di lahan atau di rumah mereka terkena dampak,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Desa Muara Sungai, Lidar Yadi menuturkan, masyarakat desanya mendukung rencana akan dilakukannya kegiatan seismik dalam rangka pencarian cadangan minyak dan gas.

“Ada sedikit kekhawatiran, tapi mereka mendukung semua apalagi perusahaan telah menyatakan siap ganti rugi jika ada permasalahan atau dampak akibat seismik itu,” pungkasnya. (wan)