Kapolres Pimpin Penggerebekan, Amankan 69 Batang Ganja Siap Panen

Polisi mengamankan puluhan batang ganja siap panen yang ditanam di lahan kavlingan Dusun Sukajadi, Senin (30/11/2020). Foto: humas polres pagaralam

PAGARALAM, PALPOS.ID – Polres Pagaralam bersama Polsek Dempo Tengah, melakukan penggerebekan ladang ganja yang ditanam di lahan kavlingan di Dusun Sukajadi, RT05/01, Kelurahan Pelang Kenidai, Kecamatan Dempo Tengah.

Penggerebekan dilakukan Senin (30/11/2020), sekitar pukul 13.00 WIB ini, dipimpin langsung Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MSi.

Penemuan ladang ganja di Dusun Sukajadi ini, bermula dari laporan masyarakat kepada petugas Bhabinkamtibmas Polsek Dempo Tengah.

Mendapati hal ini, petugas melakukan penyelidikan untuk membuktikan kebenaran laporan dari masyarakat tersebut. Dan ternyata laporan yang dimaksud akurat.

Lalu, Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MSi, memimpin langsung tim gabungan, terdiri dari SatNarkoba Polres Pagaralam, Polsek Dempo Tengah dan Camat Dempo Tengah, untuk melakukan penggerebekan lahan kavlingan yang dijadikan ladang ganja tersebut.

“Alhasil, dari penggerebekan tersebut, tim gabungan berhasil mengamankan 69 batang ganja siap panen dari lahan kavlingan yang ada di Dusun Sukajadi tersebut,” jelas Kapolres Pagaralam, AKBP Dolly Gumara SIK MSi seraya mengatakan batang ganja yang berhasil diamankan diperkirakan sudah berumur 1 sampai 2 bulan, dengan tinggi 30-40 cm.

Dengan diamankannya lanjut Kapolres, 69 batang ganja hasil dari penggerebekan yang dilakukan ini tentunya sudah banyak menyelamatkan generasi penerus bangsa dari pengaruh narkotika.

“Untuk itu diimbau pada masyarakat, agar jangan takut untuk melaporkan jika menemukan atau mengetahui adanya tanaman ganja seperti yang telah ditemukan ini, demi menyelamatkan generasi penerus bangsa,” imbuh Kapolres.

Untuk saat ini sambung Dolly, barang bukti 69 batang ganja tersebut sudah diamankan di Mapolres Pagaralam untuk penyelidikan lebih lanjut. “Sementara pelaku penanaman ganja tersebut, masih dalam penyelidikan,” pungkasnya. (faj)