Pandemi, Stok Darah di UTD RSUD Prabumulih Kosong

Asisten 1 setda Prabumulih, Drs Aris Priadi mendonorkan darah dalam kegiatan donor darah diselenggarakan Pemuda Pancasila, di Pasar Tradisional Kelurahan Cambai, Senin (30/11/2020). Foto: humas pemuda pancasila

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Pandemi covid-19 melanda sejak awal 2020, berdampak pada kosongnya stok darah di Unit Transfusi Darah (UTD) RSUD Prabumulih.

“Sekarang ini kosong nian (stok darah),” ujar koordinator lapangan tranfusi darah RSUD Prabumulih, dr Lazuardi, dibincangi disela-sela kegiatan donor darah diselenggarakan PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Cambai, di Pasar Tradisonal Kelurahan Cambai, Senin (30/11/2020).

Dikatakan mantan Kepala Unit Tranfusi Darah (UTD) RSUD Prabumulih ini, salah satu penyebab kosongnya stok darah dikarenakan minimnya kegiatan donor darah diselenggarakan dinas/instansi maupun perusahaan swasta di Kota Prabumulih.

“Semenjak pandemi, cuma ada empat kali kegiatan donor darah dari Januari sampai sekarang. Jadi oleh karena mungkin takut mengumpulkan masa, jadi mereka takut mengadakan kegiatan donor darah padahal mereka itu sudah terjadwal seperti pertamina dalam satu tahun tiga kali, tapi ini dari januari sampai sekarang belum pernah,” ungkap Lazuardi.

Faktor lain penyebab kosongnya stok darah tersebut sambung Lazuardi, karena meningkatkan kebutuhan darah. “Kebutuhan meningkat jadi stok darah kita kosong, karena pasien banyak (butuh darah) seperti pasien penyakit yang mengalami pendarahan, talasemia dan lainnya,” katanya sembari menuturkan untuk memenuhi kebutuhan darah pasien terpaksa mengandalkan pendonor dari keluarga pasien sendiri.

Ditanya apa upaya dilakukan UTD untuk memenuhi stok darah, Lazuardi menuturkan, pihaknya gencar mensosialisasikan donor darah kepada masyarakat maupun dinas-dinas. “Selalu kami sosialisasikan agar setiap dinas menyelenggarakan donor darah,” tuturnya.

Sementara, Asisten I Setda Prabumulih, Drs Aris Priadi mengapresiasi kegiatan diselenggarakan Pemuda Pancasila (PP) tersebut. “Kami mengapresiasi kegiatan donor darah yang sangat dirasakan manfaatnya ini, terlebih akhir-akhir ini kegiatan donor darah agak berkurang karena situasi pandemi,” ucapnya. (wan)