Aniaya Mertua Pakai Pisau, Dayat Dipenjara 1,8 Tahun

Sidang perkara penganiayaan terhadap mertua di PN Klas 1A Palembang, Rabu (02/12). Foto: dian/Palpos.Id

PALEMBANG, Palpos.Id – Hidayat alias Dayat, terdakwa kasus penganiayaan terhadap ayah mertuanya, Aruji Sumantri, Jum’at (17/7) lalu, divonis 1,8 tahun penjara oleh Hakim Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Palembang.

Amar tuntunan tersebut disampaikan Ketua Majelis Hakim, Yohanes Panji Prawoto SH MH dalam persidangan virtual di ruang Sindang Sari PN Klas 1A Palembang, Rabu (2/12) dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Dalam persidangan, hakim memberikan keringan hukuman kepada terdakwa dari 2 tahun 6 bulan menjadi 1 tahun 8 bulan kurungan penjara.

“Yang memberatkan terdakwa ialah perbuatannya meresahkan masyarakat, dan yang meringankan ialah terdakwa berprilaku baik dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” ungkap Yohanes.

Dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum JPU (JPU), Ajie Martha SH, satu hari sebelum tindak penganiayaan, terdakwa didatangi oleh ayah mertuanya, Aruji Sumantri, dikontraknya.

Aruji menegur terdakwa karena tidak memberikan nafkah, dan juga menegur supaya tidak melakukan penganiayaan kepada istrinya. Namun, terdakwa merasa tidak senang dengan teguran ayah mertuanya itu, yang menyebabkan pertengkaran diantara keduanya.

Keesokan harinya, saat Aruji sedang mangkal menunggu penumpang becak di Jalan Kadir TKR depan Lorong Syailendra, Kelurahan 36 Ilir, Kecamatan Gandus Palembang, terdakwa datang menemui ayah mertuanya dan mengacungkan senjata tajam jenis pisau.

Kemudian korban berusaha lari untuk menyelamatkan diri, namun terdakwa mengejar dan berhasil melakukan penusukan ke bahu kiri korban sebanyak 2 kali tusukan.

Setelah itu, terdakwa kembali menyerang ke arah leher korban. Namun saat itu, mata pisaunya terlepas dan hanya gagang pisaunya saja. Kemudian antara terdakwa dan korban terjadilah perkelahian saling pukul dan akhirnya dilerai oleh masyarakat di sekitar lokasi kejadian.

Karena merasa tidak senang, korban melaporkan tindak penganiayaan yang dilakukan menantunya tersebut ke Polsek Gandus Palembang. (dian)