Kajari Sebut Premanisme di OKU Timur Tinggi

DR Akmal Kodrat SH MH, Kajari OKU Timur. Foto: humas kejari okut

MARTAPURA, PALPOS.ID – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU Timur (OKUT) DR Akmal Kodrat SH MH, menyoroti tingginya tingkat kriminalitas di OKU Timur, khususnya premanisme.

Diakui Kajari, kasus premanisme di OKU Timur sangat tinggi yang mencapai 80 persen dari total angka kriminalistas yang terjadi berdasarkan berkas yang masuk di Kejaksaan Negeri OKU Timur.

Pernyataan ini diungkapkan Kajari saat rapat koordinasi pelaksanaan DIPA dan Buku Daftar TKDD tahun anggaran 2021 Kabupaten OKU Timur, di rumah dinas Bupati OKU Timur Rabu (02/12/2020).

Menurut Kajari, selama 3 bulan bertugas di OKU Timur, dirinya sempat kaget melihat tingginya angka premanisme yang terjadi di Bumi Sebiduk Sehaluan ini.

“Saya sempat terperangah kasus yang kita sidangkan tertinggi adalah premanisme yang mencapai 80 persen. Premanisme disini mulai dari sajam (senjata tajam), kepemilikan senpi dan sebagainya. Kondisi ini patut menjadi perhatian kita bersama,” ujar Kajari.

Selain premanisme, Kajari juga menyoroti tingginya kasus narkoba yang terjadi di Bumi Sebiduk Sehaluan tersebut. “Tidak hanya laki-laki, perempuan pun terlibat penyalahgunaan narkotika di OKU Timur ini,” tambahnya.

Sementara itu Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi SSos MSi menepis pernyataan Kajari yang menyatakan OKU Timur rawan premanisme. Diakui Kholid OKU Timur memang rawan, tapi tidak serawan dulu.

“Ini dibuktikan dengan banyaknya warga yang kembali berternak sapi. Tapi untuk aman 100 persen tidak bisa, sebab (pelaku kriminalitas) tumbuh terus, yang tadinya tidak nakal jadi nakal, lalu adanya kesempatan,” ujar Bupati. (ard)