Bawa Sajam, Pemuda Desa Jadi Pesakitan

Terdakwa perkara membawa sajam menjalani persidangan di PN Klas 1A Palembang, Jumat (04/12). Foto: Dian/Palpos.Id

PALEMBANG, Palpos.Id – Ruslan, warga Desa Kayu Labu Ulu, Kecamatan Pedamaran Timur, Kabupaten OKI, jadi pesakitan dan terpaksa menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Klas 1 A Palembang, lantaran kedapatan membawa senjata tajam oleh anggota Polrestabes Palembang, Rabu (09/09) lalu, sekitar pukul 23.00 WIB.

Dalam persidangan secara virtual yang diketuai Majelis Hakim, Yohanes Panji Prawoto SH MH, Jumat (04/12), terdakwa Ruslan mengakui bahwa senjata tajam jenis pisau itu adalah miliknya.

Sementara itu, Sigit Prasetio (27), salah satu saksi dari pihak Polrestabes Palembang yang dihadirkan JPU Tommy Harizon SH, membenarkan bahwa dia dan timnya yang menangkap terdakwa.

“Malam itu, kami sedang berpatroli di Jalan Dekranasda, Kelurahan 15 Ulu, Kecamatan Jakabaring. Dan kami melihat terdakwa berada dipinggir jalan, lalu kami hampiri dan ketika diperiksa ditemukan sebilah pisau di pinggang kanannya,” ungkap Sigit.

Dia menambahkan, saat ditangkap terdakwa tidak melakukan perlawanan. Lalu, mereka membawa terdakwa ke Mapolrestabes Palembang untuk diperiksa lebih lanjut.

Sedangkan salah satu kuasa hukum terdakwa, Aprisal Nesidatu SH mengatakan, bahwa senjata tajam jenis pisau itu bukan untuk melakukan kejahatan, melainkan untuk menjaga diri.

“Saat itu, terdakwa hendak mudik ke dusunnya. Namun, saat berada di Jalan Dekranasda motornya mogok. Karena dia berada sendirian di pinggir jalan itu, dia dihampiri polisi yang sedang berpatroli,” ujarnya saat diwawancarai selesai persidangan.

Dalam dakwaan JPU, terdakwa diancam pidana sebagaimana diatur Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951. (Dian)