Wako Usulkan Pembangunan Rest Area ke Deputi I KSP

Wako Prabumulih, H Ridho Yahya MM saat mrnyampaikan usulan pembangunan rest area dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan jaln tol yang dipimpin Deputi I KSP Febry Calvin Tetelepta, di Gedung Bina Graha Jakarta, Senin (11/01/2021). Foto: diskominfo prabumulih

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Menindaklanjuti surat yang dilayangkan kepala daerah kepada Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementeruan PUPR, Kantor Staf Presiden menggelar rapat koordinasi percepatan pembangunan tol di Sumatera Selatan, yang digelar secara luring dan daring, di gedung Bina Graha Jakarta, Senin (11/01/2021).

Dalam rapat dipimpin Deputi I Bidang Infrastruktur, Energi dan Investasi Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta itu, Walikota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM mengusulkan pembangunan 2 rest area dan SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum).

“Hari ini pak walikota, Ir H Ridho Yahya menghadiri langsung rapat tindak lanjut percepatan pembangunan jalan tol di Sumsel bertempat di Jakarta. Pada kesempatan itu, pak wako menyampaikan dua usulan yaitu pembangunan 2 rest area dan SPBU,” ujar Drs Mulyadi Musa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Prabumulih, melalui siaran pers Dinas Kominfo Prabumulih, Senin (11/01/2021).

Dikatakan Mulyadi, pembangunan 2 rest area tersebut dikhususkan untuk membangun UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) yang ada di Kota Seinggok Sepemunyian. “Jadi diharapkan pembangunan jalan tol dapat meningkatkan UMKM yang ada di kota Prabumulih, nantinya UMKM akan menunjukan produk-produk unggulannya dietalase yang ada,” bebernya.

Selain itu kata Mulyadi, walikota Prabumulih juga menyampaikan agar kiranya pembangunan Tol tidak mengambil tanah kerukan di wilayah Kota Prabumulih, mengingat luas wilayah Prabumulih yang kecil dan merupakan wilayah perkebunan.

“Seperti yang sering diungkapkan pak walikota selama ini, luas wilayah kita kecil dikhawatirkan dengan adanya kerukan tanah untuk penimbunan pembangunan jalan tol, dapat merusak lingkungan dan ekosistem yang ada,” pungkasnya. (wan)