Perwal Prokes Bakal Dijadikan Perda, Pelanggar Disanksi Hukum

Kapolres Lubuklinggau memberikan pengarahan, Rabu (20/01/2021). Foto: maryati/Palpos.id

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID – Hati-hati, kedepan warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes) tidak lagi disanksi sosial. Sebaliknya pelanggar prokes di Kota Lubuklinggau bakal disanksi hukum.

Penerapan sanksi hukum itu akan diberlakukan, setelah Peraturan Walikota (Perwal) Lubuklinggau No.31 Tahun 2020 tentang protokol kesehatan resmi diubah menjadi Perda.

Perubahan Perwal menjadi Perda tersebut diusulkan langsung oleh Kajari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir, dalam rapat koordinasi lintas sektotal dalam rangka analisa dan evaluasi penanganan pandemi Covid-19, yang digelar di Mapolres Lubuklinggau, Rabu (20/01/2021).

Bak gayung bersambut, usulan tersebut disambut positif Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe (Nanan). “Kita akan tindaklanjuti Perpres No.6/2020, Pergub No.31/2020  dan Perwal akan ditingkatkan menjadi Perda soal prokes,” kata Nanan.

Perubahan perwal prokes menjadi perda dikatakan Nanan, akan segera dibahas. “Jadi yang dititik beratkan prokes, menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan, satu lagi yang terpenting menjauhi kerumunan,” tegas Nanan.

Sementara itu, terkait kerumunan massa adanya hajatan dan pesta serta kegiatan massa lainnya, Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono SIk SH MH, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mengeluarkan izin kegiatan keramaian dalam bentuk apapun. (mar)