Warga Riau Ini Terpaksa Mendekam Dipenjara Polda Sumsel

Kedua pengedar narkoba, Dedi (sebelah kiri) dan Eko (tengah) saat direlease di Mapolda Sumsel, Kamis (21/01/2021). Foto: diansyah/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Dua pengedar narkoba, Eko Noviasah (38) dan Dedi Haryanto (44), terpaksa mendekam di balik jeruji besi Mapolda Sumsel.

Diketahui, Eko merupakan warga Ekang Anculai, Kecamatan Telok Sebong, Kabupaten Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Sementara itu, Dedi Haryanto ialah warga Kelurahan Kenten, Kecamatan Talang Kelapa, Kabupaten Banyuasin.

“Kedua tersangka diamanankan di sebuah kostan milik Ibu Beti di Jalan KH Wahid Hasyim, Lorong Kedukan, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I, Palembang,” ungkap Dir Resnarkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu Hariono SSI saat press release di Mapolda Sumsel, Kamis (21/01/2021).

Ditambahkannya, pada Selasa (05/01/2021), sekitar pukul 17.00 WIB, anggotanya melakukan under cover buy di TKP. Tak lama, kedua tersangka datang dan berhasil ditangkap.

“Kemudian para tersangka langsung memberikan 2 paket  sedang narkotika jenis sabu yang dimasukkan kedalam  plastik clip transparan dengan berat bruto 202,68 gram seharga Rp 160 juta,” ujarnya.

Setelah penangkapan, keduanya langsung dibawa ke Direktorat Narkoba Polda Sumsel untuk diperiksa lebih lanjut. Akibat perbuatannya ini, para tersangka melanggar Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No.35 tahun 2009 tertang narkotika.

Dan terancam pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 10 miliar. (ian)