Pemudah masyarakat Bersedekah, BSB Prabumulih Sebar QR Code

Kepala Bank SumselBabel Cabang Prabumulih, Tian Kadaumpu Yamin dan jajaran saat mensosialisasikan sistem QR Code kepada pengurus masjid se-Kota Prabumulih, Senin (19/04/2021). Foto: prabu/palpos.id

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Guna mempermudah masyarakat bersedekah dan berinfaq, Bank SumselBabel (BSB) Cabang Prabumulih bekerjasama dengan Pemkot Prabumulih serta Baznas Prabumulih untuk menerapkan sistemtransaksi digital dengan menggunakan QR Code diseluruh masjid di Kota Prabumulih.

Kepala BSB Cabang Prabumulih, Tian Kadaumpu Yamin mengatakan, tindaklanjut dari diterbitkannya QRIS (Quick Response Code Indonesia Standard) oleh Bank Indonesia (BI).

“Karena sekarang ini masa pandemi, pemerintah mencanangkan gerakan non tunai atas aktivitas masyarakat. Nah QRIS ini salah satu bentuk dukungan atas gerakan tersebut, untuk memudahkan masyarakat membayar apapun” ujar Tian dalam acara sosialisasi di masjid Al Ikhwan Kelurahan Wonosari Kecamatan Prabumulih Utara, Senin (19/04/2021).

Bank SumselBabel sendiri sambung Tian, bekerjasama dengan Baznas untuk menerbitkan barcode Baznas. “Dengan diterbitkan barkode baznas dan akan kami cetak sebanyak 166 barcode, akan kami tempelkan disetiap masjid di kota prabumulih untuk memudahkan masyarakat bersedekah dan berinfaq maupun membayar zakat,” ungkapnya.

Dengan sistem QR Code tersebut sambung Tian, masyarakat dapat bersedekah ke mesjid walaupun sedang berada dimanapun. “Sepanjang mereka menyimpan barcode mesjid dimaksud dengan menggunakan HP android yang mereka miliki,” bebernya.

Sementara, Wakil Walikota Prabumulih H Andriansyah Fikri SH menuturkan pemerintah kota Prabumulih menyambut baik program Qris untuk zakat, infaq dan shodakoh tersebut.

“Yakinkanlah dana yang kita sumbangkan ini akan kita gunakan dengan sebagaimana mestinya,” ucapnya seraya mengatakan pengelolaan akan transparan dan digunakan untuk keperluan membesarkan Agama Islam.

Dikatakannya, selain memudahkan masyarakat dalam bersedekah sistem QR Barcode juga dapat menghindari aksi pencurian kotak amal masjid. “Kan uangnya langsung masuk rekening mesjid, jadi tidak perlu lagi jaga kotak amal dan pasang CCTV,” pungkasnya sembari mengimbau agar sistem QR code tersebut disosialisasikan kepada seluruh masyarakat. (wan)