Rumdin Ketua DPRD Sumsel Disulap jadi Rumah Aspirasi Budaya

Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati didampingi sejumlah seniman dan budayawan Sumsel doa bersama usai pemotongan tumpeng, Jumat (23/04/2021). foto popa/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Rumah dinas Ketua DPRD Sumsel yang biasanya digunakan untuk kepentingan pimpinan dewan. Sekarang terbuka luas untuk eluruh masyarakat.

Bahkan, tempat yang sejatinya untuk tempat tinggal Ketua DPRD Sumsel tersebut, saat ini menjadi tempat berkumpulnya para seniman dan budayawan di Sumsel.

Hal ini terungkap dalam acara Launching Rumah Aspirasi Budaya (RAB) oleh Ketua DPRD Sumsel, Hj RA Anita Noeringhati, didampingi sejumlah pelaku budaya di Sumsel.

Dalam sambutannya Anita menyampaikan latar belakang dirinya membuat rumah aspirasi budaya tersebut, dikarenakan Sumsel memiliki keberagaman suku dan budaya.

Nah, karena rumah dinas ketua ini cukup besar dan luas, maka dia berpikir untuk memanfaatkan rumah dinas ini bagi masyarakat Sumsel.

“Saat ini, rumdin ketua DPRD Sumsel telah dipergunakan untuk kegiatan tadarusan, pengajian, maupun kegiatan organisasi lain. Hari ini saya membuka lebar-lebar rumdin untuk rumah aspirasi budaya, karena Sumsel memiliki aneka ragam budaya namun belum muncul, munculnya pun secara sendiri-sendiri,” kata Anita, Jumat (23/04/2021).

Anita pun berharap, dengan terbukanya rumdin untuk kegiatan budaya, para budayawan dan seniman bisa duduk bersama dan berkolaborasi memajukan budaya, khususnya di Sumsel.

“Dengan cara inilah saya bisa berkolaborasi langsung dengan masyarakat, terutama pelaku seni dan budaya, di Sumsel,” ungkap Anita.

Anita menegaskan, rumdin Ketua DPRD Sumsel tersebut terbuka untuk semua lapisan masyarakat. “Inikan rumah rakyat, jadi tidak hanya untuk warna tertentu tetapi untuk semua warna,” tandas Anita. Acara launching rumah aspirasi budaya ini dilakukan bersamaan dengan buka puasa dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Disambut Hangat Para Seniman

Sedangkan Ketua Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS), Syahril Erwin, mengatakan Inisiasi yang dilakukan Ketua DPRD Sumsel Hj RA Anita Noeringhati, SH, MH ini jelas sangat diapresiasi dan disambut hangat para seniman dan budayawan di Sumsel.

“Inisiasi Ibu Anita ini menjadi pilot project di Indonesia. Baru rumdin Ketua DPRD Sumsel inilah yang dijadikan rumah aspirasi budaya yang merangkul seniman dan budayawan di Sumsel,” katanya.

Menurut dia, apa yang telah dilakukan Ketua DPRD Sumsel RA Anita Noeringhati harus diapresiasi dan mendapat dukungan penuh dari semua seniman dan budayawan di Sumsel.

“Semoga dengan keberadaan rumah aspirasi budaya ini akan lebih menggelorakan lagi kreatifitas seniman dan budayawan di Sumsel,” harapnya.

Solusi Rangkul Semua Budayawan

Tidak hanya seniman dan budayawan, apresiasi juga datang dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Aufa Syahrizal. Dia menilai, langkah Ketua DPRD Sumsel mendirikan rumah aspirasi budaya menjadi satu solusi merangkul semua budayawan dan seniman di Sumsel.

“Semoga rumah aspirasi budaya ini akan bermanfaat untuk warga masyarakat Sumsel, terutama pelaku seni dan budaya di Sumsel,” tuturnya.

Direktur Rumah Aspirasi Budaya, Aryuda Perdana Kusuma, SSos, mengatakan, rumah aspirasi budaya ini menjadi wadah berkreasi para seniman dan budayawan di Sumsel.

“Rumah aspirasi budaya ini merupakan wadah untuk berkumpulnya seniman dan budayawan, dan kita berharap dapat memberi kontribusi positif untuk Sumsel,” kata Aryuda.

Launching RAB ini ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Ketua DPRD Sumsel. Kegiatan ini juga digelar dengan protokol kesehatan yang ketat. Selain wajib memakai masker, semua yang hadir juga diatur untuk tetap menjaga jarak dan mencuci tangan. (opa)