Batal Berangkat, 297 JCH OKU Diminta Bersabar

TERDAMPAK CORONA: Jemaah melakukan Tawaf al-Ifada, pada puncak peziarahan haji tahunan di Masjidil Haram di kota suci Mekkah, Arab Saudi. Merebaknya Virus Corona, berdampak pada penghentian sementara ibadah Umrah, dan ini pun dikhawatirkan menghalangi tahapan ibadah Haji musim 2020. (foto: dokumen Fajar Indonesia Network)

BATURAJA, PALPOS.ID – Ditiadakannya Ibadah haji tahun 2021 berdampak pada batalnya 297 keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) ke tanah suci Mekkah untuk melaksanakan ibadah haji tahun 2021.

“Pembatalan ini disampaikan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Agama di Jakarta,” ucap Kasi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) OKU, H Abdul Muis, Minggu (06/06).

Penundaan ini, lanjut Abdul, lantaran pandemi Covid-19 belum berakhir. “Rencananya, keberangkatan 297 JCH ke tanah suci Mekkah, akhir Juni atau awal Juli 2021,” ujar Abdul.

Dikatakan Abdul, 297 JCH OKU sudah divaksinasi sejak April 2021. “Kami belum tahu berapa JCH sudah divaksin karena kami belum mendapat laporan. Yang jelas, vaksinasi bagi JCH masih terus berlangsung,” terang Abdul.

Terpisah, Kabag Kesra Setda OKU, Kadarisman, meminta JCH OKU yang batal berangkat tahun ini untuk tetap bersabar menunggu keberangkatan tahun depan.

“Kita berdoa semoga pandemi COVID-19 cepat berlalu sehingga pada tahun mendatang JCH dapat menunaikan ibadah haji,” ucap Kadarisman. (*)

 

Editor: Bambang Samudera