1 Meninggal, 17 Kasus Baru, 9 Orang Sembuh

Supri Ahmad, Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim. Foto: diskominfo muara enim

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Satuan tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Muara Enim kembali melaporkan perkembangan kasus Covid-19 di Bumi Serasan Sekundang.

Laporan perkembangan update kasus Covid-19 per 16 Juni 2021 dilaporkan 1 meninggal, penambahan kasus baru sebanyak 17 orang dan 9 orang dinyatakan sembuh.

Wakil Juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Muara Enim, Supri Ahmadi, mengatakan meski ada penambahan 17 kasus baru, tim satgas juga mendapatkan konfirmasi kesembuhan sebanyak 9 orang pasien dan 1 pasien meninggal.

Penambahan kasus baru, kata Supri, terjadi di Kecamatan Lawang Kidul kini semakin jauh menduduki posisi teratas wilayah kecamatan tertinggi kasus Covid-19 di Kabupaten Muara Enim yakni bertambah 4 kasus. Dan Kecamatan Muara Enim 1 kasus. Sedangkan Kecamatan Gunung Megang 8 kasus dan Gelumbang 4 kasus.

“Dengan adanya penambahan kasus baru warga terpapar atau yang masih dirawat ada sebanyak 9 orang yang terkonfirmasi dan 102 orang melakukan isolasi mandiri. Sementara data yang sembuh ada 9 orang dan meninggal 1 orang berasal dari Kecamatan Gelumbang sehingga total kasus meninggal sebanyak 113 kasus,”kata Supri, Rabu (16/06).

Sedangkan angka kesembuhan mencapai 1.629 orang. Angka ini bertambah 9 kasus sembuh dari Kecamatan Lawang Kidul 2 orang, Kecamatan Muara Enim 3 orang, Kecamatan Gunung Megang 3 orang dan Kecamatan Ujan Mas 1 orang.

Lanjut Supri, total suspek Covid-19 di Kabupaten Muara Enim juga terjadi peningkatan. Adapun angka suspek di Kabupaten Muara Enim kini menyentuh 2.103 orang dengan rincian masih proses 17 orang, Probable  33 orang, Konfirmasi, 898 orang dan Discarded 1.155 orang. “Sedangkan kontak erat terdata sebanyak 5.624 orang,”ungkapnya.

Melalui perkembangan data tersebut, pihaknya kembali mengajak masyarakat memutus rantai penyebaran wabah Covid-19 di Muara Enim. pihaknya juga mengingatkan agar masyarakat ikut bekerjasama dengan tim satgas untuk mematuhi protokol kesehatan. “Diharapkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan yakni memakai masker, mencuci tangan dan menghindari keramaian dan menjaga jarak,” imbuhnya. (*)

Editor: Bambang Samudera