Gojek Berikan Rasa Aman Bagi Mitra dan Pengguna

Fitur aplikasi Gojek yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi mitra driver dan pengguna, Rabu (16/06). Foto: humas gojek

PALEMBANG, PALPOS.ID – Hanya dalam waktu kurang dari 4 bulan, Gojek telah melakukan vaksinasi dengan jangkauan terluas se-Indonesia, dari Sumatera hingga Papua. Hal ini dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi mitra begitu juga pengguna.

Dikatakan Director of Center for Policy and Public Management Sekolah Bisnis dan Manajemen, Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) Yudo Anggoro, program vaksinasi menjadi fokus banyak pihak tidak hanya karena memberikan dampak baik bagi kesehatan, juga karena dapat meningkatkan rasa aman masyarakat yang dituntut untuk beraktivitas ke luar rumah. Terlebih di sektor transportasi.

“Kami menemukan temuan bahwa faktor pemicu rasa aman masyarakat yang dituntut bepergian adalah program vaksinasi pengemudi transportasi. Hal ini tentunya hasil dari upaya kolektif Pemerintah serta pihak swasta seperti Gojek, yang terus memperluas program vaksinasi sesuai dengan ranah dan industri masing-masing,” terangnya, Rabu (16/06).

Upaya maksimal Gojek mendukung program vaksinasi Pemerintah merupakan salahsatu bentuk dari serangkaian #ProteksiEkstra yang Gojek hadirkan bagi seluruh ekosistemnya.

Adapun beberapa inisiatif keamanan dan kebersihan yang telah Gojek sediakan sejak awal pandemi di antaranya Fitur Ceklis Protokol Kesehatan dan Selfie Verifikasi Masker di aplikasi mitra driver.

Kemudian pengoperasian Zona NyAman (titik tunggu atau pemesanan GoRide dan GoCar Instan yang dilengkapi protokol kesehatan ketat) di puluhan titik di lokasi strategis. Penggunaan sekat pelindung di armada GoCar dan GoRide, pemasangan air purifier di ribuan armada GoCar di Jabodetabek. Ada juga fitur status vaksinasi mitra driver di aplikasi Gojek versi terbaru.

“Inisiatif keamanan dan kebersihan akan terus menjadi prioritas Gojek demi semakin memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh ekosistem Gojek termasuk mitra driver dan pelanggan, serta masyarakat pada umumnya yang harus beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi pandemi,” tutup Raditya. (*)

Editor: Bambang Samudera