Budaya Komering Akan Masuk Mata Pelajaran Sekolah

Bupati OKU Timur, H Lanosin ST menerima buku muatan lokal budaya komering dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Kamis (17/06). Foto: ardi/palpos.id

MARTAPURA, PALPOS.ID – Budaya Komering akan dijadikan mata pelajaran dalam muatan lokal di sekolah. Hal ini ditegaskan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan OKU Timur, Drs. Wakimin.

Ini dilakukan untuk menjaga dan melestarikan budaya asli Bumi Sebiduk Sehaluan agar terus terpelihara. “Kita sudah melakukan Audiensi kemarin (Rabu) dengan pak Bupati dan beliau mendukung penuh program ini”, ujar Wakimin, didampingi Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar, Dodi Purnama ST MM, Kamis (17/06).

Mata pelajaran budaya komring ini dibuat dalam sebuah buku. Dimana buku tersebut saat ini sedang berada di balai pustaka dan akan melalui kajian publik.

Muatan lokal budaya komring ini akan digunakan pada tahun ajaran baru 2021 untuk Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama.

‘’Isi dari mata pelajaran budaya komring ini adalah tentang membuat karekter anak agar berahlak mulia, termasuk tentang larangan narkoba. Kita berharap dengan adanya kurikulum ini dapat membentuk karakter yang baik bagi anak didik sehingga dapat mewujudkan ahlak yang baik dan mulia”, katanya menambahkan.

Sementara itu Bupati OKU Timur H Lanosin ST menyambut baik program pendidikan ini. “Ahlak yang mulia di OKU Timur diajarkan sejak dini, sejak anak masih sekolah, kita mengangkat budaya komring karena budaya penduduk aslinya,” kata Bupati yang kerap dipanggil Enos ini.

Enos mengatakan, budaya komering sebenarnya tidak yang sering dibayangkan orang negatif, budaya komring menjunjung tinggi nilai nilai kesantunan. “Kita berharap, nilai budi pekerti, kesopanan dapat dicapai dengan mata pelajaran budaya komering, karena budaya komering adalah budaya yang luar biasa yang mempunyai nilai tersendiri,” pungkas Enos. (*)

Editor: Bambang Samudera