Pemerintah Hongkong dan Sumsel Jajaki Peluang Kerjasama

Pertemuan Investasi & Ekonomi China-Hongkong (Hongkong Economic and Trade Office) bersama Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumsel, Kamis (17/06). Foto: humas apindo sumsel

PALEMBANG, PALPOS.ID – Kantor Dagang Hongkong dan Sumsel jajaki peluang kerjasama dan investasi dari berbagai sektor usaha. Hal ini tentu menjadi peluang baik bagi pengusaha Sumsel, begitu juga sebaliknya.

Dikatakan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumatera Selatan Sumarjono Saragih, aliran investasi dan pengaruh ekonomi China direspon beragam. Disayang dan dihadang sekaligus hal ini karena ada ketakutan dan kadang bercampur sentimen politik. Masyarakat Indonesia pun melihat China dua sisi.

“Ada yang melihat peluang. tak sedikit melihatnya jadi ancaman.  Amerika pun tidak luput. Ikut meradang bahkan manabuh perang dagang dengan China. Namun sejatinya kedatangan dari Kantor Investasi & Ekonomi China-Hongkong (Hongkong Economic and Trade Office) datang ke Palembang,” tuturnya, Kamis (17/06).

Dia menegaskan, beberapa hal tersebut memang tidak mungkin menghambat China. Kini mereka nyaris punya semuanya. Dari populasi penduk, teknologi dan uang. “Kita relatif terbatas, punya lahan dan peluang. Kita butuh banyak uang untuk menangkap peluang dan banyak pula rakyat yang perlu kerja untuk mendapat uang. Harusnya kita menyambut bukan takut apalagi sampe ngotot menghambat,” ujarnya.

Dia menegaskan, kepentingan China bukan membesarkan ideologi komunis-nya. Ekonomi dan pengaruh ekonomi adalah tujuan mereka. “Itu lebih kurang pesan Kishore Mabubani, Diplomat Senior Singapore. Dalam hal apapun, tentu perlu sikap kritis nan cerdas,” paparnya.

Fakta yang harus diterima dunia, bahwa Peradaban China ada di banyak negara. Mereka menjelajah sejak berabad lalu, maka tradisi itu terus berlanjut hingga kini. Bukan sekedar membawa budaya. Mereka datang, mencari peluang dan siap mengucurkan uang.

“Bukti terbaru dan patut kita contoh.  Hari selasa, Kantor Investasi & Ekonomi China-Hongkong (Hongkong Economic and Trade Office) datang ke Palembang. Tidak tanggung-tanggung. Mereka adalah pejabat senior dari kantor perwakilan Indonesia: Kin LAW (Director General) dan Ricky CHENG (Deputy Director General),” ungkapnya.

Menurut Sumarjono, tujuannya bertemu pengusaha dan masyarakat sumsel. APINDO sebagai organisasi pengusaha ada dalam agenda penting mereka guna mencari dan mengumpulkan informasi. ‘’Tugas kita mewujudkannya menjadi investasi. Menyediakan lapangan kerja dan menggerakan ekonomi sumsel,” katanya lagi. (*)

Editor: Bambang Samudera