Terdampak Covid-19, Pekerja Seni Rutin Adakan Kegiatan Virtual

Mini konser virtual dan launching lagu HUT Kota Palembang, Kamis (18/06). Foto: sefty/palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Hampir 50 persen pekerja seni terdampak covid-19. Untuk membangkitkan dunia seni, pengurus Dewan Seni Sumsel giat mengadakan berbagai kegiatan virtual yang melibatkan pekerja seni yang terdampak.

Dikatakan Ketua Dewan Kesenian Palembang (DKP), Iqbal Rudianto usai kegiatan Mini konser virtual dan Launching lagu HUT kota Palembang, Jumat (18/06). Tahun lalu sekitar 600 lebih pekerja seni di Palembangg sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah. Namun ijika diakumulasikan jumlah pelaku seni di Palembang bisa lebih dari 1.000.

“Yang terdampak ini adalah pekerja seni memang pendapatannya dari seni. Seperti pemusik cafe, panggung ke panggung. Maka, tidak melalui kegiatan yang kita adakan mereka bisa memenuhi atau setidaknya menyalurkan seni mereka,” tuturnya.

Namun menurut Didi biasa dia disapa. Tidak sedikit pekerja seni beralih profesi untuk dapat memenuhi perekonomian mereka. “Tidak hanya itu saja, kita juga terus mendata anggota pekerja seni kita, sehingga bisa saling berbagi apabila adanya permasalahan yang dihadapi. Sepeerti contoh ada pekerja seni yang akhirnya mengemis untuk memenuhi kebutuhannya, itu sudah kita datangi dan pemerintah kita dalam hal ini Ibu Wawako Palembang juga sudah mengunjungi beliau,” ujarnya.

Sementara itu, untuk memperingati hari jadi kota Palembang. DKP mengadakan kegiatan konser mini sekaligus melaunching lagu HUT kota Palembang yang ke 1338 tahun.

“Kami rancang kegiatan ini sesuai dengan kondisi sekarang. Dengan tujuan bisa menjadi iconnya kota Palembang, dimana lagu ini diciptakan oleh seniman Palemban yakni Andi Lisu,” tutupnya. (*)

Editor: Bambang Samudera