Tahun Ini Ada 207 ASN di OKU Akan Pensiun

Berfoto bersama usai acara sosialisasi, Kamis (24/06). Foto: eko/palpos.id

BATURAJA, PALPOS.ID – Pada 2021 ini, sebanyak 207 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akan memasuki masa pensiun, sementara tahun depan ada 217 orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten OKU, Mirdaili, saat acara sosialisasi Ketaspenan, Pelatihan  Kewirausahaan, serta Persiapan Pemberkasan Kepengurusan Pensiun Pertama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten OKU Tahun 2021, bertempat di Ballroom The Zuri Hotel Baturaja Kamis (24/06).

Dia menjelaskan, berdasarkan pasal 306 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS dinyatakan bahwa Pemberian Pensiun bagi PNS dan pensiun Janda/Duda PNS ditetapkan oleh Presiden atau PPK setelah mendapatkan pertimbangan teknis Kepala BKN.

Sementara Kepala PT Taspen Cabang Palembang diwakili Asisten Manager, Hari Suharto menjelaskan bahwa pihaknya pada prinsipnya selalu mendukung untuk pembayaran pensiun ASN dengan Taspen.

“Kami akan memberikan layanan ekstra dan para pensiunan tidak perlu ke Palembang mengeluarkan biaya transportasi dan biaya lain sebagainya saat mengambil uang pensiun. Cukup di rumah dan petugas dari Bank Mandiri Taspen akan memberikan pelayanan kepada ASN yang memasuki masa pensiun dalam mengurus proses pemberkasan untuk pembayaran pensiun,” katanya.

Sementara Pelaksana Harian (Plh) Bupati OKU, H Edward Candra menyampaikan sebagaimana dimaklumi bahwa batas usia pensiun sesungguhnya bukan batasan atau akhir dari masa tugas, akan tetapi merupakan puncak dari perjalanan pengabdian selaku Pegawai Negeri Sipil, dan bukan berarti juga kesempatan mengabdi kepada masyarakat dan bangsa terhenti.

“Namun dengan masa pensiun, kita akan lebih banyak memiliki waktu melaksanakan berbagai aktivitas sosial untuk kepentingan masyarakat luas. Dan disisi lain, Jaminan Kesejahteraan yang diberikan Negara kepada Pensiunan PNS dalam bentuk asuransi sesungguhnya harus dimanfaatkan sebaik-baiknya,” katanya.

Dia mengatakan, perlu dipahami bahwa TASPEN bukan hanya sebagai hak PNS selaku abdi nasyarakat, tetapi sesungguhnya TASPEN tersebut adalah penghargaan dari Negara.  “Dalam kaitan hak dan penghargaan inilah, kita selaku PNS yang berkedudukan sebagai abdi masyarakat dan abdi negara, seharusnya memberikan kinerja pengabdian yang terbaik,” tegasnya.

Edward berharap para peserta sosialisasi dapat dengan seksama mengikuti materi yang disampaikan narasumber, karena hal ini sangat penting untuk mendukung pelaksanaan tugas terutama dalam mempersiapkan diri bagi Para ASN yang akan memasuki usia pensiun.

Edward Candra juga mengucapkan terima kasih kepada Bank Mandiri TASPEN atas kerjasamanya dan mudah-mudahan koordinasi dan kemitraan yang telah terjalin baik dapat terus kita tingkatkan guna peningkatan kualitas layanan dan penataan semua fasilitas layanan publik bagi semua aparatur guna mewujudkan pemerintahan yang baik. (*)

Editor: Bambang Samudera