Tuntut HNU Fokus Perbaiki Muara Enim

Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Sumsel Firdaus Hasbullah SH MH.(Foto:Ozy/Palpos.id)

MUARA ENIM, PALPOS.ID – Kalangan masyarakat meminta Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU), tetap fokus melakukan perbaikan SDM dalam memimpin roda pemerintahan untuk kemajuan Kabupaten Muara Enim, pasca dua kepala daerah yang tersandung kasus suap proyek yang ditangani KPK.

“Karena saya masih ada darah Muara Enim, saya mengingatkan H Nasrun Umar (HNU) untuk tidak menanggapi intervensi dari luar. Kita dukung kepemimpinan HNU sebagaimana yang diamanatkan kepada beliau sebagai penjabat bupati Muara Enim dan saya minta HNU fokus melakukan perbaikan SDM dalam menjalani roda pemerintahan, pembangunan demi kemujuan Muara Enim yang lebih baik lagi,” pinta Firdaus Hasbullah SH MH, Minggu (27/06).

Dikatakan mantan aktivis 98 yang juga sebagai Ketua BPOKK DPD Partai Demokrat Sumsel dan Advokasasi ini, langkah Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru menujuk Seketaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan (HNU, red) dinilai sudah tepat. Sebab, untuk memperbaiki Kabupaten Muara Enim pasca ditahannya Bupati Muara Enim oleh penyidik KPK, memang dibutuhkan orang seperti HNU. Alasannya, kata dia, HNU mempunyai kecerdasan, pengalaman dan kredibilitas.

“Saya tau betul HNU di birokrat. Selain beliau menjabat sebagai Sekda Provinsi Sumatara Selatan juga sebagai Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Forum Seketaris Daerah Seluruh Indonesia (FORSESDASI) artinya memang diperlukan orang sekaliber seperti HNU untuk memperbaiki Muara Enim,” ungkapnya.

Untuk itu, lanjutnya, HNU harus berdiri tegak membangun Kabupaten Muara Enim lebih baik lagi pasca dua kali gelombang tsunami menerpa Bumi Serasan Sekundang setelah bupati ditetapkan KPK sebagai tersangka terkait kasus suap proyek. “Kita akan kawal HNU memperbaiki Muara Enim. Insya Allah, dalam waktu dekat saya akan konsolidasi seluruh tokoh pemuda, tokoh masyarakat Muara Enim,” terangnya.

Senada dikatakan, Ketua Pospera Muara Enim Yones Tober ST, mengatakan meminta HNU untuk abaikan intervensi dari luar dan fokus dalam menjalani roda pemerintahan agar menghasilkan output lebih baik dalam pembangunan daerah. “Karena menjadi tolak ukur keberhasilan daerah itu kinerja seorang pemimpin,” tegas mantan Presiden Mahasiswa UMP 2001.

Dalam pemahaman lain, kata dia, hakikat dari pemerintahan adalah melayani bukan dilayani. Bekerja sepenuh hati guna menyejahterakan masyarakat. Memenuhi kebutuhan publik, baik dari aspek pelayanan, jasa publik dalam bentuk pendidikan dan kesehatan dan sebagainya.

“Dan ini telah dilakukan Pj Bupati, mengubah mindset (pola pikir), culture set (budaya kerja) dan wajah pelayanan dari budaya senang dilayani menjadi budaya melayani. Apa yang sudah dilakukan HNU untuk memperbaiki Kabupaten Muara Enim, harus kita dukung. Saya minta HNU berdiri tegak lurus dan abaikan intervensi dari luar,” tegasnya.(*)

Editor : Umnah