Kasus Meninggal Dunia Akibat COVID-19 di OKU Capai 44 Orang

Amzar Kristopa, Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten OKU. Foto: eko/palpos.id

BATURAJA, PALPOS.ID – Sekretaris Satgas COVID-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Amzar Kristopa menyebutkan bahwa hingga saat ini tercatat sebanyak 44 orang warga di wilayahnya meninggal dunia akibat terinfeksi virus corona.

“Sejak virus corona mewabah di Indonesia, jumlah kasus meninggal dunia warga Kabupaten OKU tercatat 44 orang,” kata Amzar saat dihubungi, Senin (28/06).

Dia mengatakan, warga yang meninggal dunia ini rata-rata pasien dewasa yang menjadi korban keganasan virus corona saat menjalani isolasi di rumah sakit akibat terinfeksi COVID-19.

Menurut dia, pasien yang meninggal dunia ini dimakamkan sesuai standar protokol kesehatan di beberapa tempat pemakaman umum di wilayah itu.

Berdasarkan data dari Satgas COVID-19 Kabupaten OKU, angka kasus penyebaran virus corona di wilayah setempat terus bertambah dan hingga kini tercatat sebanyak 418 warga OKU dinyatakan positif terinfeksi virus mematikan tersebut.

Dari jumlah itu sebanyak 44 warga diantaranya meninggal dunia, sementara 367 sembuh dan tujuh orang masih menjalani isolasi di beberapa rumah sakit di OKU.

Tingginya kasus positif ini disebabkan karena masih banyak masyarakat yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga penyebarannya sulit dikendalikan.

Oleh sebab itu, Amzar mengaku pihaknya terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran virus corona.

“Melalui program vaksinasi yang saat ini masih berlangsung juga diharapkan dapat mengendalikan angka penyebaran virus corona di Kabupaten OKU,” ujarnya. (*)

Editor: Bambang Samudera