Pajak Parkir di OKU Belum Maksimal

Kabid Penetapan Pajak Daerah, Syaiful Anwar. (Foto : Eko/Palpos.id)

BATURAJA, PALPOS.ID  – Pandemi Covid-19 yang menjangkiti belahan dunia, sangat berdampak pada sendi perekonomian khususnya di Bumi Sebimbing Sekundang. Pasalnya, berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah Ogan Komering Ulu (OKU), banyak pengelola restoran menunggak pajak.

“Yang nunggak pajak yaitu pajak restoran dan pajak bumi bangunan,” ucap Kabid Penetapan Pajak Daerah, Syaiful Anwar, saat dibincangi Rabu (30/06).

Diungkapkan Saiful, pihaknya mengetahui banyak pengusaha restoran menunggak pajak ketika pihaknya mendatangi restoran tersebut. “Pengusaha restoran mengaku tidak mampu bayar pajak karena usaha mereka sepi,” timpal Saiful.

Untuk itu, lanjut Saiful, pihaknya tetap berupaya menghimbau dan memanggil wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya membayar pajak. “Kendala ini selalu terjadi setiap tahun. Karena wajib pajak mau membayar ketika ada kepentingan. Tapi kita terus berupaya,” tukas Syaiful.

Kendati banyak wajib pajak menunggak wajib, secara umum pendapatan pajak Kabupaten OKU dari tahun ke tahun terus meningkat. “Kecuali pajak parkir belum bisa ditingkatkan,” ungkap Syaiful.

Diterangkan Saiful, pajak parkir belum signifikan lantaran penyedia lahan parkir hanya sedikit. “Mall dan toko – toko yang punya lahan parkir tidak dipaksakan biayanya,” pungkas Syaiful.(*)