H Edwar Akan Teruskan Amanah Almarhum H Kuryana Azis

Plh Bupati OKU, H Edward Candra berfoto bersama dengan Rektor, Wakil Rektor dan para Dekan di Unbara. (Foto : Eko/Palpos.id)

BATURAJA, PALPOS.ID – Pelaksana Harian (Plh) Bupati OKU, H Edward Candra mengatakan akan meneruskan cita-cita dan amanah dari almarhum H Kuryana Azis selaku Bupati OKU yakni mewujudkan Kabupaten OKU yang bersih, kreatif, religius, maju dan sejahtera (BKRMS).

“Itu adalah misi dan visi beliau sebagai Bupati OKU terpilih. Oleh sebab itu sebagai penerusnya kita mesti mewujudkan cita-cita mulia almarhum tersebut,” kata Edward saat menghadiri acara wisuda Universitas Baturaja (Unbara) ke XXVI di Hotel BIL Baturaja, Kamis (01/07).

Dia menjelaskan, guna mewujudkan hal itu ada beberapa sektor yang harus mendapatkan perhatian serius, salah satunya di bidang pendidikan karena sektor ini merupakan urat nadi penggerak di sektor lainnya.

“Karena itu kehadiran Unbara sebagai satu-satunya universitas yang telah banyak memiliki program studi seperti pertanian, ilmu komunikasi, teknik sipil dan ekonomi dirasa sangat membantu Pemkab OKU untuk mewujudkan visi dan misi almarhum,” tegasnya.

Sementara untuk Indek Pembangunan Manusia (IPM) ungkap Edward, Kabupaten OKU terbilang sukses karena saat ini angka IPM di wilayah itu tercatat berada di peringkat ketiga di Sumatera Selatan. “Jadi kepemimpinan beliau sebagai Bupati OKU terbilang sukses,” katanya.

Namun kata Edward, masih ada tantangan yang harus dipecahkan bersama, yakni mengenai angka kemiskinan dimana Kabupaten OKU saat ini berada diperingkat keenam di Sumsel.

“Jika dipersentasekan angka kemiskinan di OKU tercatat sekitar 12,7 persen atau kalau dikalikan dengan jumlah penduduk, maka sebanyak 43 ribu jiwa dinyatakan hidup dibawah garis kemiskinan. Nah, ini pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan,” tegasnya.

Menurut dia, banyak cara bisa dilakukan Pemkab OKU untuk meningkatkan taraf hidup masyarakatnya, salah satunya menggali semua potensi sumber daya alam yang ada khususnya di sektor pertanian.

“Daya beli masyarakat OKU harus kita tingkatkan diatas Rp470 ribu perorang perbulan, sehingga angka kemiskinan bisa ditekan. Ini menurut saya bisa kita wujudkan salah satunya dengan menggali secara maksimal semua potensi sumber daya alam yang ada di OKU,” tegasnya.(*)