Muara Enim, Banyuasin dan OKUS Sepakati Tapal Batas

Ketiga pewakilan pemerintah daerah telah menyepakati wilayah tapal batas masing-masing di Kantor Kementerian Dalam Negeri RI Jakarta, Rabu (30/06). Foto: diskominfo muara enim

JAKARTA, PALPOS.ID – Penyelesaian tapal batas daerah antara Kabupaten Muara Enim dengan Kabupaten Banyuasin dan Kabupaten OKU Selatan, akhirnya menemui titik terang. Ketiga pemerintah daerah telah menyepakati wilayah tapal batas masing-masing di  Kantor Kemendagri, Jakarta, Rabu (30/06).

Dalam kepakatan ini, Pemkab Muara Enim melalui Pj Sekda Drs Emran Tabrani MSi, Pemkab Banyuasin melalui Bupati H Askolani SH MH dan OKU Selatan melalui Wakil Bupati, Sholehien Abuasir SP MSi.

Ketiga perwakilan pemerintah daerah menyepakati dan menandatangani berita acara batas antar-daerah yang nantinya akan ditetapkan menjadi Peraturan Mendagri (Permendagri).

Dengan telah ditandatanganinya kesepakatan yang diinisiasi Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan (BAK) Kemendagri ini, Pj Sekda Muara Enim, Drs Emran Tabrani MSi, menyampaikan secara defacto permasalahan batas antara Muara Enim dengan Banyuasin dan Muara Enim dengan OKU Selatan sudah tuntas dan tinggal menunggu ketetapan hukum melalui Permendagri.

“Kesepakatan dan penyelesaian batas daerah dilakukan dengan prosedur benar dan suasana kekeluargaan,”kata Emran. Menurutnya, tidak ada istilah kalah ataupun menang dalam penyelesaian tapal batas ini.

Karena masing-masing pihak telah menyampaikan pandangannya melalui dokumen-dokumen pendukung, baik dokumen berita acara pelacakan batas, titik koordinat maupun peta batas dilakukan bersama dengan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat. “Kemudian telah mencapai titik temu untuk sama-sama disepakati,” ungkapnya.

Semua hal ini menurut Pj Sekda tak lain memberikan kepastian hukum dan pedoman, baik bagi warga setempat maupun pemerintah daerah. Sehingga menghindari sengketa berdampak tersendatnya pembangunan infrastruktur maupun pelayanan kepada masyarakat.

Selanjutnya, Pj Sekda akan melaporkan hasil kesepakatan ini kepada Pj Bupati Muara Enim. Dalam kesepakatan ini juga disaksikan dan ditandatangani Pemprov Sumsel melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir SA Supriono serta Kemendagri melalui Koordinator Tim V Percepatan Penegasan Batas Daerah Provinsi Sumsel Dr Drs Akbar Ali MSi dan Direktur Toponimi dan Batas Daerah Sugiarto SE MS. (*)

Editor: Bambang Samudera