Razia Warung Remang-remang, Belasan Wanita Penghibur diamankan

Pemilik warung remang-remang dan wanita penghibur yang terjaring razia saat dilakukan pendataan dan pembinaan, di kantor camat Cambai, Kamis (01/07/2021). (Foto ; Prabu/Palpos.id)

PRABUMULIH, PALPOS.ID – Banyaknya pengaduan masyarakat terkait maraknya warung remang-remang alias cafe yang diduga dijadikan tempat maksiat dikawasan Jalan Jendral Sudirman Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai, langsung ditindaklanjuti Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Prabumulih dan pihak Kecamatan Cambai dengan melakukan razia, Kamis (01/07/2021).

Dari hasil razia tersebut, petugas mengamankan pemilik cafe dan warung remang-remang serta belasan wanita pendatang dari luar kota prabumulih yang diduga bekerja sebagai wanita penghibur dan dibawa ke Kantor Camat Cambai guna dilakukan pendataan dan pembinaan serta perjanjian menutup tempat usahanya tersebut.

Camat Kecamatan Cambai, HM Zainal SAg MM menegaskan, razia itu dilakukan lantaran para pemilik cafe dan warung remang-remang tidak mengindahkan peringatan yang diberikan pihaknya bersama satpol pp, Bhabinkamtibmas dan juga Babinsa.

“Sebelumnya sudah kita ingatkan supaya tutup dan tidak operasional karena masyarakat resah adanya prostitusi. Sudah empat kali kita datangi bersama Polsek Cambai, Bhabinkamtibmas dan Babinsa serta Pol PP, karena masih bandel dan tidak menghiraukan peringatan kita, makanya dilakukan penertiban ini,” kata Zainal ketika diwawancarai wartawan.

Ditegaskan pria yang akrab disapa ustad itu, apa yang dilakukan pemilik cafe dan warung remang-remang tersebut dinilai telah melanggar peraturan daerah (perda) Kota Prabumulih. “Jelas melanggar peraturan yang ada karenanya kita tindak tegas,” tuturnya.

Lebih lanjut Camat Cambai menuturkan, dari hasil pendataan terhadap pemilik cafe dan wanita penghibur yang diamankan tersebut kebanyakan mereka merupakan pendatang alias tidak ber KTP Prabumulih. “Mereka ini pendatang dan bukan warga kota Prabumulih,” cetusnya.

Sementara, salah satu wanita yang diamankan petugas gabungan mengaku merupakan warga Kota Prabumulih. “Asli kami ni warga Sindur inilah, kebetulan KTP luar kami sudah lama tinggal disini,” kata wanita tersebut yang enggan menyebutkan namanya.

Untuk diketahui, razia gabungan terhadap cafe dan warung remang-remang itu dipimpin Asisten bidang Pemerintahan Setda Kota Prabumulih, Drs Aris Priadi didampingi Camat Cambai dan Kasat Pol PP. (*)