GOPK Tolak Aturan Ganjil-genap di Palembang

Puluhan warga dari GOPK menggelar aksi demonstrasi terkait aturan genap-ganjil dii halaman Kantor Gubernur Sumsel, Jumat (02/07). Foto: Cuci/Palpos.id

PALEMBANG, PALPOS.ID – Puluhan orang yang tergabung dalam Gabungan Ormas Penegak Keadilan (GOPK) menggelar aksi demonstrasi di halaman Kantor Pemprov Sumsel, Jumat (02/07). Para aksi demontrasi ini menolak penerapan aturan ganjil-genap untuk kendaraan di Provinsi Sumsel, khususnya Kota Palembang.

Fadrianto, Koordinator Aksi (Korak) GOPK menilai, kebijakan ganjil-genap yang akan dilakukan di Sumsel, khususnya kota Palembang untuk menekan penyebaran Covid-19 bukan merupakan langkah tepat dalam situasi seperti saat ini.

“Aturan ganjil-genap untuk kendaraan guna menekan penyebaran Covid-19 justru tidak tepat dalam situasi saat ini,”ungkap Fadrianto usai menggelar aksinya.

Menurutnya, aturan ganjil genap untuk kendaraan yang akan diterapkan di Provinsi Sumsel justru akan menambah penyebaran Covid-19 di Provinsi Sumsel.

“Ya, kebijakan ini akan justru menambah penyebaran covid-19 semakin cepat karena masyarakat yang akan beraktivitas dan terhalang dengan aturan ganjil-genap untuk kendaraan ini akan menumpang kendaraan sesuai dengan jadwal aturan ganjil genap tersebut,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Sumsel, H Herman Deru menjelaskan sebelum diberlakukan aturan ganjil-genap akan disosialisasikan terlebih dahulu.

Aturan ganjil-genap ini sendiri diakui Deru bukan merupakan Peraturan Gubernur (Pergub) melainkan Surat Keputusan (SK) Gubernur, dalam menekan lonjakan Covid-19 di Sumsel.

“Kita sosialisasikan dulu, jika dampaknya tidak oke bisa direvisi. Kita belum bisa bicara sekarang karena belum dilakukan. Yang jelas ini langkah pemerintah untuk menekan sebaran Covid-19,” tutupnya. (*)

Editor: Bambang Samudera