Bandar Ganja Diciduk Saat Mau Bertransaksi

Pelaku dan barang bukti saat diamankan di Mapolres OKU, Senin (05/07). Foto: eko/palpos.id

BATURAJA, PALPOS.ID – Setelah diintai selama berbulan-bulan, Suryadi (40) warga Jalan Suka Karya II RT 28/10, Kelurahan Sukarami, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, akhirnya tak bisa berkutik setelah puluhan anggota Satres Narkoba Polres setempat mengepungnya saat mau bertransaksi dengan “pasiennya”.

Sialnya lagi, pelaku yang mengaku sehari-harinya sebagai wiraswasta ini tanpa pikir panjang berani membawa sendiri barang bukti narkoba jenis ganja yang dipesan konsumennya.

Tak ganggung-tanggung jumlah barang bukti ganja yang dibawanya seberat 76,06 gram tersebut dengan santainya disimpan pelaku di dalam celana levisnya. Tak ayal, polisi pun dengan mudah meringkus tersangka dan langsung mengamankannya ke Mapolres OKU.

“Pelaku ditangkap di Jalan STM Badaruddin II, Lorong Semimbing, Kelurahan Sukaraya, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Minggu (04/07) sekitar pukul 13.30 WIB,” ungkap Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, melalui Kasi Humas AKP Mardi Nursal, saat dikonfirmasi, Senin (05/07).

Menurut Kasi Humas, terungkapnya bisnis haram tersangka ini bermula dari laporan masyarakat yang merasa resah dengan aktivitas jual beli narkoba yang dilakukannya.

Berbekal info itu, polisi berpakaian preman pun ditugaskan untuk mendekati tersangka. “Namun karena licin, kita baru sekarang berhasil menjebak tersangka dengan cara memesan barang dengannya,” tegas Kasi Humas.

Kemudian saat ditunggu tiba, pelaku datang menemui polisi yang sedang menyamar tersebut untuk mengantarkan ganja yang hendak dipesannya. “Dasar sial, pelaku datang sendirian. Jadi saat kita kepung dia tidak bisa mengelak lagi,” ungkap AKP Mardi.

Sementara pelaku sendiri saat dihadapan penyidik mengaku bisnis haram itu sudah lama dilakoninya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (*)

Editor: Bambang Samudera