18 Maret 2019 17:20

Saling Klaim antara BPN – TKN

JAKARTA, PALPOS.ID - Pasca debat, kedua kubu saling klaim. Merasa menguasai debat sampai jawaban substansial. Tim Paslon 01 yakni TKN mengaku bangga atas jawaban yang diberikan Maruf Amin. Begitupun dari Paslon 02 yakni BPN mengklaim jawaban Sandiaga bisa meningkatkan elektabiltas. Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Capres-Cawapres 01 Rosan Roeslani, mengkritisi jawaban Sandi saat debat. TKN mempertanyakan program OKE -OCE, menurutnya ketika pihaknya cek servernya down. Serta dari data, pihaknya dapatkan kurang lebih 40.000 sampai 51.000 yang diproses hanya 150. "Untuk ke nasional harus hati-hati ya, karena percobaan ini ada di Jakarta dan belum ada hasil," kata Rosan di Jakarta, Minggu (17/3). Masalah Rumah Siap kerja, menurut Rosan, program tersebut tidak bisa hanya menyiapkan rumah, karena program untuk kerja ini perlu dilakukan segera mungkin. Sekarang program yang diluncurkan sebenarnya sudah terorientasi dengan periode sebelumnya, katanya. Terkait Kartu pra kerja, ia juga mengklaim jika harus dilihat ke bagian teknologi. Justru akan mengaktifkan keterampilan masyarakat yang belum kerja. Nantinya akan dikoordinasikan dengan Kadin dan sertifikasi di negara Jerman.Sehingga pengangguran di Indonesia bisa berkurang. "Ma'ruf Amin sangat luar biasa, sangat kontekstual dan sesuai pokok persoalan. Saya juga sangat bahagia dan bangga. Ketenangan dan oemahaman sangat luar biasa," paparnya. Sementara itu, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan, jika debat ketiga bisa meyakinkan masyarakat yang masih bingung memilih. Menurutnya, debat dengan Maruf Amin merupakan debat terhebat selama penyelenggaraan debat berlangsung. Ia juga meyakinkan kepada pemilih, jika seluruh program yang dipresentasikan dalam debat bisa segera terealisasi jika dirinya menjado wakil presiden. Ia juga puas dengan segala jawaban yang diberikan selama debat. Ditanya skor debat, Sandi enggan menjawab. Menurutnya, masyarakat Indonesia bisa menilai jawaban dirinya secara utuh. Sehingga tidak perlu ragu ketika memilih pada 17 April mendatang. "Saya berterima kasih kepada rekan debat saya, Kyai Marif Amin. Saya rasa debat tadi adalah debat yang sehat dan hebat. Saya menghormati beliau. Hanya saja, jika ditanya berapa kosong, biar masyarakat yang menilai," kata Sandi usai debat Di tempat sama, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional, Priyo Budi Santoso mengaku puas dengan jalannya debat. Ia merasa terkagum-kagum dengan jawaban dan pemaparan yang diberikan Sandiaga. Selain itu, penghormatan kepada Maruf Amin juga tetap diberikan selama jalannya debat. Sehingga selama debat berlangsung, jawaban yang diberikan Sandi terukur dan jelas arahnya. Priyo juga mengklaim, jika diberi skor, 4-1 untuk kemenangan Sandiaga. Banyak jawaban memuaskan yang diberikan Sandi sehingga bisa meningkatkan elektabilitas pasangan nomor urut 02 tersebut. "Saya rasa debat ketiga adalah jawaban dari semua debat. Pak Sandi banyak meneruskan pernyataan dari pak Prabowo sebelumnya. Sehingga kita lihat konteksnya saling berkaitan. Terlebih ada sejumlah yang ditawarkan. Mulai dari Kartu Sakti sampai dihilangkannya Ujian Nasional (UN)," kata Priyo. Alasannya, dihilangkannya UN bisa menambah semangat dan kegembiraan para siswa. Selain itu libur selama bulan ramadan juga akan diterapkan ketika Prabowo-Sandi terpilih. Saya yakin, debat malam ini bisa meningkatkan kepercayaan masyarakat. Dan juga mereka yang masih bimbang semakin yakin, tandasnya. (by/khf/fin)

Kursi Kakanwil Dibandrol Rp250 Juta, Kakandepag Rp50 Juta

Romi Tersangka, Terima Suap Pengisian Jabatan di Kemenag JAKARTA, PALPOS.ID - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy alias Romi tiba dikantor KPK Jumat malam (15/3) dengan wajah tertunduk dan tertutup masker. Tapi kemarin (16/3) sekitar pukul 11.45, sambil berkacama hitam dia keluar gedung KPK dengan cengengesan meskipun berstatus tersangka kasus suap. KPK memutuskan menahan Romi di Rutan Cabang KPK di belakang gedung baru KPK atau gedung Merah-Putih. Di belakang Romi ada Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasnuddin. Dia ditahan di Rutan Cabang KPK di gedung KPK lama. Kemudian tersangka ketiga yakni Kepala Kantor Kemenag Kab. Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi ditahan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur. Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menuturkan Romi ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap. Suap tersebut diterima dari Haris. Tujuannya supaya bisa lolos menjadi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Menurut penelusuran KPK Haris diduga mendatangi rumah Romi pada 6 Februari 2019 untuk memberikan uang Rp 250 juta. Tujuannya untuk bisa menduduki posisi Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur. Semetara itu untuk menjadi Kepala Kantor Kemenag (Kakandepag) Kabupaten Gresik, ongkosnya Rp50 juta. Ada informasi bahwa untuk bisa duduk sebagai Kepala Kanwil Kemenag maharnya sampai Rp5 miliar. Saat dikonfirmasi kabar tersebut, Febri tidak bisa membenarkannya. Jika memang ada informasi seperti itu, KPK terbuka menerimanya. "RMY (Romi, Red) dia punya power dan pengaruh. Posisinya itu Ketum (PPP, red)," kata Febri di gedung KPK kemarin (16/3). Sementara Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin adalah politisi PPP yang dipimpin oleh Romi. Jadi meskipun tidak menutup kemungkinan ada unsur trading influence atau jualan pengaruh, Febri menegaskan kasus Romi ini adalah suap. Lebih lanjut Febri mengatakan Romi selaku pihak yang diduga menerima uang suap, disankakan melanggara Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Pemerantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara itu Muafaq sebagai pihak pemberi uang disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) h uruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Kemudian untuk Haris yang juga sebagai pemberi uang, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) h uruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi. Dalam perkara ini diduga Romi bersama dengan pihak Kemenag menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim dan Kepala Kantor Kemenag Kab. Gresik. Lebih lanjut Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief menuturkan KPK masih terus mendalami praktik jual beli jabatan di Kemenag yang melibatkan Romi tersebut. Upaya pedalaman oleh KPK ini termasuk juga menelisik apakah ada keterlibatan Menag Lukman Hakim Saifuddin. "KPK masih berupaya memperkaya semua informasi yang berhubungan dengan kasus ini," jelasnya. Meskipun begitu dia menegaskan Romi tidak mungkin bisa bekerja sendirian dalam praktik jual beli jabatan tersebut. Sebab posisinya bukan pejabat Kemenag. Dia hanya sebagai ketua umum partai politik dan anggota DPR. Sehingga ia meyakini ada peran dari pihak lain yang membantu Romi. Sehingga Romi bisa menjalankan praktik jual beli jabatan tersebut. Laode lantas menjelaskan konstruksi perkara yang membuat kantor Menag Lukman disegel KPK tersebut. Akhir 2018 Kemenag mengumumkan proses seleksi terbuka melalui Sistem Layanan Lelang Jabatan calon Pejabat Pimpinan Tinggi. Salah satu jabatan yang dilelang adalah kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim. Informasi lelang ini bisa diakses melalui http://seleksijpt.kemenag.go.id/. Selama proses seleksi terdapat beberapa nama pendaftar. Termasuk Haris yang mendaftar sebagai kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim. Sementara itu Muafaq melamar sebagai kepala Kantor Kemenag Kab. Gresik. Dalam prosesnya diduga terjadi komunikasi dan pertemuan antara Muafaq dan Haris bersama Romi serta pihak-pihak lainnya. Muafak dan Haris juga ditengarai menghubungi Romi untuk mengurus proses seleksi jabatan di Kemenag itu. Nah dari komitmen pertemuan itu, pada 6 Februari 2019 Haris diduga mendatangi rumah RMY di Jakarta untuk menyerahkan uang Rp 250 juta. Ternyata pada pertengahan Februari, nama Haris tidak muncul dalam tiga nama calon kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur yang diusulkan kepada Menag Lukman. Menurut informasi nama Haris tidak muncul dalam daftar tiga besar tersebut karena dia sempat dijatuhi sanksi administrasi kepegawaian. Dia sempat dijatuhi sanksi sedang berupa penundaan kenaikan pangkat selama setahun. Karena pernah dijatuhi sanksi kepegawaian kategori sedang, Haris memang seharusnya tidak lolos dalam seleksi administrasi. Dalam proses berikutnya diduga terjadi kerjasama antara pihak-pihak tertentu, sehingga nama Haris tetap diloloskan hingga akhirnya menjadi kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim. Bahkan dia dilantik oleh Menag Lukman pada 5 Maret lalu. Setelah resmi dilantik menjadi kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris dikontak oleh Muafaq. Dalam komunikasi tersebut Muafaq meminta bantuan Haris untuk dipertemukan dengan Romi. Kemudian pada 15 Maret Haris, Muafaq, dan Abdul Wahab bertemu dengan Romi. Pertemuan tersebut untuk penyerahan uang Rp50 juta terkait kepentingan seleksi jabatan kepala Kantor Kemenag Kabupaten. Gresik yang dilamar Muafaq. (riz/ful/fin)

KPK LUAR BIASA! Ketum PPP Terjaring OTT

TKN: Itu Pribadi Romi, Pengamat: Elektabilitas Terganggu JAKARTA, PALPOS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) luar biasa. Bandrol ini memang layak disematkan bagi lembaga antirasuah...

Setelah Cair, Jangan Dikorupsi!

Dana Desa Cair, PPNI Usul Satu Desa Satu Perawat JAKARTA, PALPOS.ID - Dana desa tahun anggaran 2019, mulai cair paling lambat akhir Maret 2019. Pola...

Indonesia Bakal Gugat WTO Soal Larangan Kelapa Sawit

JAKARTA, PALPOS.ID - Kampanye hitam kelapa sawit di Uni Eropa semakin kencang. Buntut kampanye negatif itu mendorong Uni Eropa bakal mengesahkan regulasi mengenai kebijakan...

6 Calon Sekda Palembang Tes Assesment

JATINANGOR, PALPOS.ID - Setelah dinyatakan lolos seleksi administrasi, enam orang pejabat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, kembali mengikuti seleksi tahap kedua. Kali ini, keenam...

Debat Digoyang Ledakan

JAKARTA, PALPOS.ID - Polda Metro Jaya terus melakukan identifikasi ledakan yang terjadi di Parkir Timur Senayan, yang berasal dari petasan. Suara ledakan, terdengar hingga...

Prabowo Diserang ‘’Unicorn’’

JAKARTA, PALPOS.ID - Kata "Unicorn" menjadi trending topik di laman facebook, twitter sampai instagram. Kata ini mengemuka setelah Calon Presiden Nomor urut 01 Joko...

Herman Deru Nominator Anugerah Paritrana Award Tahun 2018

PALPOS.ID - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru mengikuti tahap wawancara sebagai Nominator Anugerah Paritrana Award  yaitu Penghargaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Tahun 2018 yang...

HD Hadiri Pelantikan Ikabes Sriwijaya di Kaltim

SAMARINDA, PALPOS.ID - Gubernur Sumsel Herman Deru menghadiri silaturahmi sekaligus pelantikan Pengurus Ikatan Keluarga Besar  (IKABES) Sriwijaya Sumsel periode 2018-2021 bertempat di Gedung Lamin...

Ikuti Kami

318FansSuka
268PengikutMengikuti
511PengikutMengikuti

Kesehatan

Waspadai Gejala Kanker Darah

  PALEMBANG, PALPOS ID – Kanker darah kembali menjadi penyakit yang menjadi topik pembicaraan hangat, menyusul informasi terkait Ibu Negara ke-6 Ani Yudhoyono yang divonis...

Hindari Penyakit Stroke dengan 5 Langkah Sehat ini

jpnn.com - Penyakit stroke seperti yang pernah dialami oleh mendiang Nukman Luthfie dan Robby Tumewu – bisa terjadi akibat sumbatan (stroke iskemik) atau pecahnya...

Ketahui Bahaya Sering Minum Soda bagi Ibu Hamil

jpnn.com - Selama kehamilan, keinginan untuk mengonsumsi makanan maupun minuman tertentu terkadang tidak dapat ditahan. Anda yang tadinya minum soda setiap hari, harus lebih memperhatikan kebiasaan...

Satu Muncikari Artis Kembali Ditangkap Polda Jatim

jpnn.com, SURABAYA - Muncikari artis bernama Fitri yang selama ini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) akhirnya berhasil ditangkap jajaran Polda Jatim, Senin (14/1) malam. Wanita kelahiran...

Satgas Antimafia Bola Tetapkan 5 Tersangka Baru

jpnn.com, JAKARTA - Satgas Antimafia Bola menetapkan lima orang tersangka baru dari kasus dugaan pengaturan skor yang dilaporkan Manajer Persibara Banjarnegara Lasmi Indaryani. Kabid Humas Polda...